11 Minutes OnlyΒ 

The Critical Eleven, novel karya Ika Natassa yang kemudian juga turut diangkat ke layar lebar.

Beberapa hari yang lalu, saya juga nonton film yang sudah banyak dinanti para penggemar karya mbak Ika ini. 

Well, saya baru beli buku Critical Eleven ini hanya beberapa hari sebelum filmnya mulai tayang di bioskop tanah air hehe.

Saya agak ngebut baca novelnya and i love it! 

Saya suka banget karakter-karakter di dalam buku itu.

Alur ceritanya sudah mulai bisa saya bayangkan jika diangkat ke layar lebar. Plus endingnya yang buat saya, endesssss banget!!!! Hehe

Pas banget untuk scene penutup di film. πŸ™‚ 

Here it is, a bit summary of Critical Eleven.

Ale dan Anya bertemu di dalam pesawat dalam perjalanan mereka menuju Sydney. Singkat cerita, mereka akhirnya jadi deket, jadian, dan menikah.

They have a ‘perfect’ and happy life. Pernikahan yang bahagia, karir yang mapan, ditambah akhirnya kehadiran calon bayi laki-laki mereka, Aidan.

Tapi tidak selamanya segala sesuatu akan sesuai bayangan kita. Ada hal-hal tak terduga yang kadang menghampiri kita. Baik itu hal yang menambah bahagia atau mungkin hal yang justru merenggut kebahagiaan kita.

Itu pula yang akhirnya menimpa Ale dan Anya. Hal yang akhirnya membuat dunia sempurna dan bahagia mereka berjungkir-balik. 

They’re struggling and they fight real hard to be able to survive and bring back their happy life. πŸ™‚ 

No spoiler from me lol sorry! 

Okay! Done with the book, let’s take a look at the movie.

​

The truth is i didn’t fall in love immediately with the movie. 

Di scene-scene awal terutama. Adegan yang saya gadang-gadangkan untuk ditonton adalah scene pertemuan Ale dan Anya di dalam pesawat.

Tidak bermaksud membandingkan namun saya jauh lebih cinta pertemuan awal mereka di dalam buku. So sweet, simple, pas pokoknya! 

Agak sulit rasanya membuat diri saya sendiri untuk tetap fokus mengikuti adegan-adegan awal antara Ale dan Anya. 

It’s not that i hate their romanticism but it’s just simply. I’m not enjoying them that much πŸ™‚ 

Saya justru tergugah dan amat sangat intens mengikuti jalan cerita serta kualitas akting Adinia Wirasti dan juga Reza Rahardian saat krisis mulai menimpa keluarga kecil mereka.

So intense, deep, and very emotional.

I love how Adinia Wirasti portraying Anya in the movie. ❀

In book, i’m Ale’s team. In the movie, thanks to Ms. Wirasti, i’m falling in love completely with Anya! 

With her determination, struggles, happiness, strength. 

As for Ale, somehow, i miss the Ale, a coffee lover, great barista, also so crazy about kacang atom lol 

Bukan berarti, saya mempermasalahkan akting atau cara Reza menyajikan Ale. Hanya, somehow, saya kehilangan beberapa elemen Ale yang justru sepanjang saya membaca bukunya, saya bayangkan, bahwa Reza is a perfect fit for that role. 

Anyway! Hal lain yang saya tangkap dari film ini adalah, sekalipun menyajikan banyak elemen romantis, lovey-dovey nya Anya-Ale tapi sebetulnya bukan melulu romance!

Hal yang amat menyentuh dan menggugah hati saya adalah, tekad Ale dan Anya untuk mempertahankan kebahagiaan mereka.

They’re amazing persons, and no matter what, they’re willing to try. 

They get back at their feet when the world is crumble around them. They’re almost losing hope, they feel sadness, they experience deep grief.

But once again, Ale and Anya just never give up. Even if one of them is so desperately losing sight.

They work hard and do their best! Mereka menghadapi persoalan dan saling menguatkan. Mereka berhenti berlari dan tidak lagi saling menghindar.

Dengan cara itulah, meskipun sulit dan sakit, Ale dan Anya berhasil menemukan dan membangun kebahagiaan mereka kembali. Bahkan, mereka juga mendapatkan hadiah lain dari kehidupan πŸ™‚ 

I’m satisfied with the ending. πŸ™‚ 

Are you curious now?

Go to closest cinema and enjoy this movie! 

Good day all~

Photo Source : Adinia Wirasti Official IG

-elle- 

Advertisements

May 16th!

In Japan now πŸ™‚

Otanjoubi omedettou Kaa-chan U!!!

Still no update from her.

So we have to wait.

And i did a little celebration for her birthday.

I went to a cafe with my friend. πŸ™‚ 

Andddd i got this kind of birthday plater lol

​

Yeah, no birthday cake. 

I got ice cream and panna cotta! 

Yummy!!!

Both of us ate them really well lol

Happy birthday U!!!

Mama of two and a wife! 

U just be U! πŸ˜€

Love U!!!!

PS. Matur nuwun, Jeng Hastin atas rekomendasinya heheh

Good night.

-elle-