Cold Stone

I have heard about this famous creamery long ago πŸ˜…

The very first is at Oprah Show. Where Oprah invited the owner and founder of Cold Stone. 

Saya cuma tahu aja sampe situ dan agak tertarik karena es krimnya dipadu dengan topping di atas batu dingin, diaduk-aduk sebelum akhirnya ditempatkan di atas mangkuk wafel.

Saya juga tertarik dengan banyaknya topping yang tersedia; mulai dari cookie crumble sampai permen.

Waktu itu sih, saya belum berminat nyari tahu lagi atau bahkan nyoba Cold Stone karena saya pikir, mungkin es krimnya tidak tersedia di Indonesia lol

Kali kedua saya kembali menatap Cold Stone (menataaappp lol) tidak lain dan tidak bukan adalah dari foto-foto di blog Ayana.

Yup. She and her husband love this ice cream.

Ayana pernah beberapa kali posting foto Cold Stone. 

Her ice cream date is also at Cold Stone shop ❀

U chan sempet nulis di Nau, soal Tetsuya yang ngajak dia plus anak-anak buat makan es krim. 

Sayangnya, gerai es krimnya udah tutup pas mereka nyampe. Nah, saya sama salah satu Ayana Furendo mikir kalo gerai es krim yang dimaksud U chan mungkin Cold Stone.

Well who knows. Dia ga pernah nulis jawabannya lol 

Beberapa waktu lalu, saya juga akhirnya ikut nyobain makan Cold Stone. (Mumpung lewat depan gerainya lol dan di Bandung kan kalo ga salah, gerainya engga ada ya) 

Saya lupa milih rasa apa waktu itu (yang saya inget cuma Matcha). Well supaya mirip sama yang dipilih Ayana, tentunya harus pake Waffle bowl nya dong lol 

So how is the taste? 

Hm, buat saya sih so so πŸ˜…

I don’t know. Nothing special so far lol

I mean from texture, flavour.

Yo weiss. Yang penting udah pernah icip-icip sekalipun bukan yang mirip sama favoritnya Ayana/Tetsuya πŸ˜†

Well temen saya bilang, pegawai yang kerja di gerai Cold Stone di Jepang, akan bernyanyi saat membuat pesanan es krim kita heheh

So cute! Saya pernah liat videonya di Instagram. The singing clerk. Hanya tersedia di Jepang. Heheh

Take care on these cold days.

Bye~

Photo Source : ameblo.jp/ayana-sakai/ last pic is mine πŸ˜†

-elle- 

Advertisements

SakuraΒ 

The Cardcaptor. 

One of my fave work from Clamp.

I watched Cardcaptor Sakura the anime when i was still err… Junior high? Lol or elementary school?

I don’t know. I don’t remember. πŸ˜…

But yes, i’m a fan! 

I love how sweet Sakura and Syaoran back then. 

I love Touya and Yukito. 😍

Can’t forget how sweet Tomoyo is. 

I’m still laughing every single time i see Kero or Cerberus lol 

And i love Clamp’s artwork, their way to presents the story. 

And couple days ago, i found out that a big publisher re release the manga. And so, i just bought them right away lol

So far, they released 5 volume from total 12 volume. Hm, i need to wait patiently πŸ˜…

Once i read the manga, i’m being charmed by Sakura and the gang lol arrghhh can’t wait to see the resurrection of Yue 😍

Reading the manga kind of reminiscing my memory about the anime. Slowly, i’m grasping each element, details that i forgot long time ago. 

And now i’m craving for another Clamp’s project lol 

Another thing is, finally! Detective Conan vol. 91 is out! Been long time waiting. 

Also! Agatha Christie’s Murder On The Orient Express!!! With the latest cover 😍😍😍

Just love!!! I love the cover!!! So much!!! And yes, i’ll watch the movie. Next November. Lol 

Meanwhile.

Today’s choices of my ‘little runaway’ from daily routine are….

Hazelnut milk and banana toast with brown sugar and cheese.

A childlike menu i think lol 

It’s okay! 

Once in a while. I can’t choose coffee because i’ve reached my limit today. I drunk 2 cups of coffee and i think my tummy needs a rest lol 

So i choose milk haha 

Gonna spend the evening with my childlike menu also my latest Agatha Christie’s novel πŸ˜™

Enjoy your evening all~

Cardcaptor Sakura Artwork Source : cardcaptor._.sakura

-elle-  

Coffee

Do i love coffee just because coffee is TREND!? or some kind of popular lifestyle now?


That was my friend’s question since she said she keeps seeing my IG account is full with coffee photos.


I start drinking coffee when i was in college but yeah, i always drink instant coffee.


Very sweet, with cheap price and i enjoyed that.


And then i start challenge myself to drink the black one. Still with sugar. And i found myself, okay, i love the black one now.


And i kind of level up lol

I start to drink the black one without sugar. It was hard (well, until now still very hard especially for the Arabica) but gradually, i can enjoy the taste.

The real charm of black and fresh coffee.

How the aroma of fresh coffee come out from the grinder. Oh i love that smell!!! 

Now, i can’t stand it if someone give me a cup of coffee with too much sugar on it. Or instant coffee. 

I prefer the black one with a little brown sugar for the arabica. With Robusta, i can enjoy it without any kind of sugar.

Sometimes, if i tired with black coffee, i always pick latte or Piccolo. And sometimes, i still drink the instant one.

Especially those brands that i’ve never tasted before. πŸ™‚ 

Am i a coffee lover?

Absolutely! 

But i’m still an amateur, a newbie inside the coffee world.

I’m not a professional barista or photographer. Lol 

I only found myself enjoying sipping my coffee and taking pictures with my poor attempt. Lol 

I love traditional and local coffee but also i’m very fascinated with the taste from different countries. 😍

I love coffee. Coffee takes me and guides me to a new place and new taste. 

And am i following the latest trend? 

Hm, i don’t think so! 😘

Good night and enjoy your night with a cup of coffee πŸ˜Šβ˜•β˜•β˜•

PS. Too lazy to dig some photos so i took photo from my IG lol

Night-night 😊

-elle- 

Culinary Days

Lebaran tahun ini, saya ga ikut mudik Dan sebagai gantinya, saya hilir-mudik di kota Bandung tercinta bareng si adek yang ga libur di hari Lebaran.

Ngider sana-sini bukan mau shopping tapi lebih ke nyari makan lol *susah emang nyari makanan di hari Lebaran karena rata-rata yang buka hanya mall saja*

Jadi, akhirnya ya saya plus si adek hobi nangkring di mall pas waktu makan lol

Gak hanya nyari makanan pokok tapi juga snack.

Salah satu snack yang menarik perhatian yaitu ini :

​

Hi Fries.

French fries yang disiram dengan saus di atasnya Dan sedang hit di Bandung.

Sausnya ada beberapa varian Dan kita bisa mengkombinasikan saus tersebut, tapi terbatas ya hanya boleh dua jenis saus saja. 

Ada saus nori atau rumput laut, garlic, cheese, barbeque, Dan  saus khas Hi Fries yaitu rasa rendang.

Saus nori lebih dominan asin sementara saus garlic atau bawang putih lebih mirip rasa mayonnaise untuk saya. Kurang kuat citarasa bawang putihnya.

Sejauh ini, yang paling saya favoritkan ya si saus keju. So yum! Dan ada sedikit rasa pedasnya juga.

Kalian bisa beli Hi Fries di Istana Plaza, Bandung di area food court. Harganya 25k. 

Monggo dicoba hehe

Kuliner kedua yang jadi favorit adalah lomie yang saya gandrungi sejak jaman kuliah.

​

Lomie baso Mambo.

Huh? Apa itu mambo? 

Mambo itu singkatan dari Imam Bonjol, Dipati Ukur. Nama jalan di mana kita bisa mencicipi lomie plus banyak varian makanan lainnya.

​
Lokasinya dekat dengan kampus UNPAD Dipati Ukur.

Mirip pujasera, ada banyak kios makanan dalam satu area. Mulai dari makanan pokok sampai jajanan atau makanan ringan plus ragam minuman dingin sampai es campur.

Harganya murah meriah Dan rasanya enak.

Lomie baso favorit ini juga terkenal di Bandung. Kuah kentalnya gurih Dan manis. 

Lomienya terdiri dari mie, kangkung, taoge, sedikit seafood, suwiran ayam, bakso, plus taburan bawang goreng Dan si kuah kental tadi yang bikin yummy!

Setelah sekian lama ga makan lomie, ternyata rasanya masih sama. ❀

Untuk mie nya sendiri sih menurut saya tidak terlalu istimewa. Tidak chewy tapi terselamatkan berkat kuah lomie ❀

​

Tempatnya memang agak sempit dan pengap, jadi agak susah mencari tempat duduk terutama di hari libur seperti saat ini.

But overall, I’m still huge fans of this lomie ❀

Oh harganya, saya ga tahu pasti karena tadi saya pesan satu porsi lomie plus satu bungkus kerupuk kulit, totalnya 28k.

Gimana? Mau nyoba?

Kalau lagi main di Bandung, monggo icip-icip juga ya ^^

Ah, mumpung masih momen Idul Fitri, saya juga memohon maaf setulus-tulusnya jika ada tulisan saya yang bikin reader kesel atau tidak puas karena minumnya informasi yang dibagi ^^v

Mohon dimaafkan ya ^^

Jangan kapok juga untuk tetap berkunjung ke blog saya ini ^^

That’s it.

-elle-

Dusun Bambu

Yup, hari Jumat kemarin, saya jalan-jalan ke Dusun Bambu yang terletak di Jalan Kolonel Masturi, Situ Lembang Cisarua, Jabar.

Bareng keluarga tentunya. Setelah perjalanan yang lumayan panjang via Subang plus macet sedikit Dan hujan, akhirnya sampai juga di Dusun Bambu.

Sudah ada ratusan Mobil yang mengantri di area drop off penumpang Dan kemudian berputar-putar mencari area parkir kosong.

Harga tiket masuk per orang, Rp. 15.000,- Dan petugasnya lumayan disiplin juga mengenai hal ini. Tiket masuk dihitung sesuai jumlah orang yang datang per rombongan.

Sayang, saat saya datang, Dan hari itu juga bertepatan dengan hari libur nasional, di mana pengunjung membludak, loket tiket hanya membuka satu pelayanan saja. Sementara jumlah loket yang tersedia ada tiga buah. Sayang sekali tidak dioptimalkan.

Anyway!

Akhirnya setelah antri tiket, kami pun masuk dan digiring untuk kembali antri karena ternyata kami harus menaiki angkot-angkot berwarna kuning cerah menuju area wisata yang berada di atas.

Perjalanannya tidak lama, Dan kami disambut area luas untuk memanjakan perut.

Ada banyak ragam kios jajanan. Mulai dari makanan/minuman tradisional hingga makanan ringan atau jajanan pasar dan kafe untuk penggemar kopi.

Saking banyaknya, saya malah clueless mau makan apaan lol

Harga makanan Dan minuman sih relatif tapi mengenai rasa, saya belum menemukan hal yang istimewa. So-so aja kalo kata saya.

Yang bikin agak repot adalah, kita diharuskan menukarkan  uang terlebih dahulu dengan semacam voucher yang berbentuk uang mainan dengan ragam nominal. 10 hingga 50 ribu kalo tidak salah, atau mungkin ada nominal yang lebih besar lagi. Saya tidak tahu. ^^;;;

Sistem itu yang bikin agak repot Dan ada banyak pengunjung yang juga tidak mengetahui hal ini.

Saat pengunjung ingin langsung membeli sesuatu, mereka tertahan karena harus menukarkan uang dulu dalam bentuk voucher di counter khusus yang hanya ada satu di area makan tersebut.

Bagian bawah dari area makan memang ramai tapi setelah beranjak ke area atas, bisa terasa lebih nyaman Dan cozy.

image

Area lantai atas lebih sepi Dan lebih sedikit stand/kios jajanan. Area ini lebih menyerupai kafe.

image

My favorite ceiling decoration ❀

Dari area atas, kita bisa melihat-lihat sekitar, terutama area hijau di seberang.

image

Satu tips lagi. Yang tidak tahan dengan udara dingin, jangan lupa bawa jaket, karena angin lumayan kencang apalagi jika ditambah hujan seperti kemarin.

image

Wuihhh dinginnnnnn

Selain area makan, ada juga area persawahan kecil,sungai, danau, dan taman, walaupun tidak ada terlalu banyak bunga.

image

image

Ada pula playground untuk anak-anak, berupa labirin nan manis, juga wahana kereta  api. Lumayan hehe. Walopun jarak tempuhnya singkat.

image

Well, saya engga tahu mengenai area lainnya selain yang saya lihat kemarin.

image

Daya tarik lainnya adalah dining room yang dirancang menyerupai sarang burung.

image

Eksklusif.

Kita harus reservasi atau menyewa ‘sarang burung’ ini terlebih dahulu jika ingin makan di dining room unik ini.

Saya tidak makan di sana hanya saja dari informasi yang saya dapat, katanya harga sewanya seratus ribu rupiah. Entah sudah ada perubahan atau belum.

image

Again, kekurangannya hanyalah, ‘sarang burung’ ini terletak di sisi Kiri Dan kanan dari walking area yang berbentuk jembatan.

Jadi, saat kita asik makan, jangan heran kalau ada banyak pengunjung yang berlalu lalang atau menoleh sebentar ke dining room yang kita tempati untuk melihat ada apa di dalam situ lol

Untuk yang cuek, mungkin bisa asik aja tapi yang susah cuek mungkin bisa agak risih dengan situasi seperti itu.

Overall, Dusun Bambu itu menarik sekalipun tidak terlalu istimewa di mata saya.

Yang penasaran,monggo main ke sana tapi harus bersabar dengan banyaknya pengunjung terutama di hari libur.

Sabar sama kemacetan, sabar cari tempat parkir, sabar antri naik angkot saat pulang maupun pergi. ^^

Oh Dan toilet tidak susah dicari.

Tertarik mengunjungi bamboo village ini? πŸ™‚

PS. Karena kemarin jalan lewat Subang, jadi berhenti dulu Dan menyempatkan diri motret ikon kota Subang ini.

Patung  Nanas πŸ™‚

image

Good night all~

-elle-

Seorae

Seorae.

Nama restoran masakan Korea di Bandung yang terletak di jalan Dr. Setiabudhi 49-51.

Lokasinya tidak sulit dicari karena terletak tepat di tepi jalan utama.

*so sorry, ga sempet ambil foto Seorae dari luar*

Hari Minggu kemarin, saya Sunday date sama adek-adek ke resto ini. Si anak tengah yang ngasih usul Dan kita akhirnya coba makan di sana.

Menunya bervariasi sekalipun tidak terlalu lengkap. Spesialisasi Seorae memang dalam masakan yang dipanggang/dibakar. So the main menu is meat!

Chicken, beef, pork.

Lengkap Dan enak.

Saya memilih daging sapi (apa namanya ya, lupa, kalo engga salah, Anchangsal?) Juga honey chickennya.

Daging sapi panggang ini disajikan lengkap dengan ragam sayuran plus kimchi, cabe hijau, bawang putih.

image

Daging nya enak, bumbunya meresap, Dan mudah dikunyah. Kimchi, selada, sayuran lainnya juga fresh.

Hati-hati saat makan, karena tetesan air dari selada plus kimchi bisa belepotan sana-sini kalo cara makan kita agak bar bar hehe

Oh satu porsi beef grilled yang saya pesan kemarin sih, terdiri dari kurang lebih 15 potong daging, berukuran bite size.

So kalo dateng ke sana banyakan Dan pengen makan meat grilled keknya harus pesan lebih.

Honey chickennya sendiri sih saus madunya enak, caramelized tapi ya karena itu juga, kulitnya jadi agak keras Dan bumbunya sendiri sih buat saya kurang meresap ke dalam daging. Sayang, Kalo bisa meresap, pasti lebih yummy lagi.

Another dish. Toppoggi. *maaf, saya ga nulis ejaan Korea yg benar ya*

image

Yummy. Kita pesan yang original bukan yang cheese. Sepertinya, saus toppoggi yang pernah saya coba di beberapa resto Korea, rasanya sama. Hmm, who knows. Belom nemu yang sausnya lebih enak atau beda.

Last but not least. The dessert.

Bingsoo (shaved ice).

Ini juga recommended banget! Pilihan, rasa, toping, dll ada beragam jenis.

image

Kemarin saya coba makan Apgujeong Bingsoo. Yaitu Bingsoo yang terdiri dari es krim vanilla, sponge cake, bongkahan-bongkahan keju cheddar, plus wafer keju, Dan tentu saja es serutnya.

Cold and delicious!

Satu lagi kelebihan Bingsoo di Seorae adalah, shaved icenya bener-bener lembut, bukan bongkahan es Batu yang dicacah kasar.

Jadi kita engga harus kunyah-kunyah sampe bikin Gigi ngilu. Poin plusnya lagi adalah shaved ice ditambah Susu kental manis yang bikin gurih Dan berasa.

Satu porsi Bingsoo menurut saya sih, porsinya proporsional, engga jumbo yang isinya dominan es Batu.

Nope! Bingsoo nya Seorae thumbs up buat saya πŸ™‚ pas!

Well hampir semua porsi untuk tiap menu juga pas jadi ga mubadzir kalo kita ga dateng rame-rame bawa pasukan lol

image

Nuansa restonya juga cozy. Nyaman. BTW yang kebagian duduk deket panggangan, ati-ati ya, panas pas kita manggang daging lol

Gimana dengan harga? Standar, masih terjangkau kok. Harga makanan, mulai dari 40 an ribu ke atas.

So, berminat makan di Seorae? πŸ™‚

Have a lovely evening all~

-elle-

Angelina

Hola!

Malam ini, saya mau nulis tentang Angelina.

Heh!? Siapa itu? hoho

Angelina. Sebuah kafe yang termasuk A-list berpusat di…*yup* Paris!

Angelina is a famous tea house located at 226 Rue de Rivoli in the 1st arrondissement of Paris.

(Source : WikiAngelina)

11134007_629151657215697_7058910114411198644_n

Angelina bukanlah kafe baru namun sudah eksis sejak berpuluh tahun lalu. Kafe ini didirikan tahun 1903 dan menjadi kafe yang melegenda serta menjadi kafe favorit para selebritis juga tokoh penting. Di antaranya penulis terkenal Perancis, yaitu Marcel Proust, desainer Coco Chanel, hingga Audrey Hepburn.

Jika LadurΓ©e terkenal dengan macaroonnya, maka Angelina terkenal dengan salah satu produk patisserie nya yang bernama Choc Africain dan juga Mont Blanc.

d7b00782de561d01e2160793b8fe063c

Saya, pecinta dark choco dan kalau suatu saat bisa mengunjungi kafe ini *ga harus ke Paris, udah ada cabangnya di berbagai negara tapi di Indonesia mah ga ada hehe* saya pengen banget nyobain Choc Africain ❀

Kalian bisa cek di sini Angelina-Choc Africain

Itu situs resmi kafe Angelina dan kalian bisa melihat-lihat informasi yang lebih lengkap, berikut ngintip dan ngincer berbagai dessert menggoda dengan bentuk yang indah ❀

Karena itu, buat saya dessert adalah salah satu maha karya yang tidak bisa dipandang sebelah mata ❀

Ah, satu lagi menu andalan kafe ini. Mont Blanc cake ❀

A Mont Blanc (or Mont-Blanc aux marrons, Italian: Monte Bianco) is a dessert of purΓ©ed, sweetened chestnuts topped with whipped cream. The name comes from Mont Blanc, as it resembles a snow-capped mountain.

(Source : WikiMontBlanc)

Baru kali inilah, saya bener-bener ngeh apa itu Mont Blanc cake LOL saya hanya familiar dengan nama cake ini karena U chan lumayan sering memasukkan foto ke blog dan memakan cake ini.

Juga, begitu tau kalo salah satu bahannya adalah krim chestnut, ya makin ga heran bahwa cake ini jadi favoritnya U chan XD

Yup, tiba-tiba aja pas lagi pin-pin di Pinterest dan nama ‘Angelina’ ini muncul, otak langsung inget bahwa U chan suka banget sama cake Mont Blanc dari kafe Angelina XD

Terus, as usual, saya googling lah apa dan di mana itu kafe Angelina berada LOL well, mungkin seharusnya saya engga kaget lagi baca sejarah atau reputasi kafe ini kalau ternyata masuk list favoritnya U chan XD

Bahkan saat U chan ultah, Leader pun gak lupa memberikan cake favorit ini ❀

o0480064311232785990

Mont Blanc cake itu, yang krimnya mirip vermicelli bukan si fruit cake itu ^^

Kelebihan Angelina juga terletak pada racikan minuman cokelat panasnya atau chocolat chaud. Banyak yang mengatakan bahwa hot chocolate mereka adalah yang terbaik. Beberapa review yang saya baca pun, mengatakan bahwa selain menu andalan utama yang saya sebutkan di atas, jenis cake lainnya yang ditawarkan pun, juga tidak kalah enak ❀

Gimana? Tertarik buat nyoba? *napa jadi promosi coba LOL*

Saya belom pernah nyoba tapi keknya lebih wajib dicoba dibanding Laduree ^^V

Ah, sebelum lupa. Mama U kembali update Nau nya. Ada beberapa balasan komentar untuk Ayanafurendo.

Dia lagi doki-doki sama penambahan desain terbaru buat koleksi Aya na ture, dia akhirnya potong poni tapi belum bisa update foto di Nau karena gagal upload, juga dia merasa prihatin dan sedih dengan bencana banjir yang baru-baru ini melanda.

Yup, dengan hujan besar yang turun hampir tiap hari, mama U lebih sering di rumah, mengasuh sang bebi dan sesekali jalan-jalan keluar. U chan juga lagi engga minum kopi, dia menyebutnya sebagai masa ‘Coffeebreak’

That’s it!

Good night all~

Photo Credit : Angelina Official FB, teresamoolman.tumblr.com, ameblo.jp/ayana-sakai

-elle-